Categories
Uncategorized

Fasilitas ruang meeting dalam bus pariwisata

Kendaraan besar seperti Bus Pariwisata jadi salah satu zona di bisnis transportasi di Indonesia. Banyak penyedia layanan sewa bus pariwisata berlomba memperkenalkan inovasi layanan mereka demi menarik pelanggan. PO. Pandawa87 merupakan salah satu industri yang keluar dari pakem di bisnis ini.

Industri yang memulai bisnis transportasi bis di Pasuruan itu memperkenalkan bis double- decker( 2 tingkatan) wisata yang elegan.“ Kami dari industri, PO Pandawa87 cocok komitmen, bahwasanya kami mau membagikan pelayanan optimal kepada warga dengan sediakan seluruh jenis bis,” kata pimpinan PO. Pandawa 87, Gunawan Agung Aprilianto.

Di pulau Jawa, PO. Pandwa 87 merupakan salah satu dari 2 industri bis yang bergerak di bisnis sewa- menyewa bis wisata yang mempunyai bis tingkatan. Kedua industri ini boleh dibilang memperkenalkan bis elegan yang ekslusif dengan sasaran pasar VIP( Very Important Person) ataupun VVIP( Very Very Important Person.

Berbasis Mercedes- Benz OC 500 RF- 2542, bis double- decker Pandawa87, bagi Gunawan, memenuhi layanan yang mereka hadirkan. PO. Pandawa87 mempunyai armada yang lumayan bermacam- macam, mulai minibus besar sampai bis double- decker. Mercedes- Benz jadi salah satu merk kesukaan Gunawan.

Gunawan mempunyai armada Mercedes- Benz Sprinter, di jajaran bis terdapat Mercedes OF917( bis lagi), Mercedes- Benz OH- 1526 serta Mercedes- Benz OH- 1626( bis menengah) sampai bis besar Mercedes- Benz O 500 R- 1836, Mercedes- Benz OC 500 RF- 2542. Terdapat pula Scania K360IB/ 4×2 serta Scania K410IB/ 6×2*4. Ia juga berpendapat pendek, tentang alibi membuat bis double- decker yang elegan,“ Hingga dari itu kami mempersiapkan bis Double- Decker yang bisa jadi diharapkan dapat disewa buat segmen pasar VVIP yang terdapat.”

Bis double- decker Pandwa87 lumayan membuat siapapun kagum dengan bidang dalamnya. Terdapat 30 sofa di lantai atas yang hampir seluruhnya terbuat berhadap- hadapan, mirip dengan ruang rapat. Cuma 2 sofa di lantai atas yang menghadap ke depan semacam bis mayoritas. Di sofa sangat depan, malah terbuat menghadap ke arah balik sehingga konfigurasinya jadi berhadapan.

Sensasi lain di lantai 2 merupakan atapnya yang dapat memandang langit. Panorama alam luas dari atas lantai 2 ini diperluas lagi dengan atap kaca itu. Kabin bis pula terasa lebih cerah serta luas. Gunawan tidak berkeberatan dengan ruang kabin bis yang terkesan kosong serta tidak terpakai optimal semacam di bagian depan lantai 2. Ia cuma berpikir, kenyamanan yang dapat terbentuk hendak lebih optimal dengan model tata ruang yang dipilihnya.

“ Buat( pangsa) pasarnya memanglah kecil, dibandingkan dengan unit bis yangg reguler ataupun di kelasnya, hingga dari itu unit Double- Decker, kami buat yang luxury/ elegan supaya sekali jalur dapat memperoleh profit yang cukup agak besar, guna menutupi pasar yang kecil,” ucap Gunawan menarangkan ilham mengoperasikan bis double- decker- nya.

Dari sisi bisnis, Gunawan sedikit membagikan cerminan banderol buat sekali menyewa bis itu. Cukup mahal buat dimensi sewa- menyewa bis per harinya, ialah di kisaran Rp. 12, 5- 15 juta. Meski ia tidak menarangkan detil perhitungan bisnis dengan sediakan bis double- decker itu, ia percaya pemasukan sekali jalur bis itu masih dapat diandalkan.“ Tidak sering jalur namun sekali jalur dapat dpt profit gede,” katanya pendek.

Sasaran ceruk pasar yang tidak besar ini yang mendasari Gunawan merasa butuh sediakan bis yang aman. Tidak kalah menariknya dengan sarana di lantai 2, apa yang disiapkan di lantai satu pula membuat siapapun menggelengkan kepala. Terdapat kamar tidur serta kursi panjang yang dapat diduduki 6 orang. Dari penyusunan ruangan, Gunawan mau menghasilkan atmosfer santai.

Dari mana ilham penyusunan ruangan ini? Gunawan mengaku, dalam peluang beribadah umroh di Arab Saudi, ia serta keluarga tergelitik berupaya bis privat yang elegan. Dikala itu di dalam bis yang dinaikinya mempunyai bidang dalamnya yang tidak jauh berbeda dengan bidang dalamnya bis double- decker miliknya.“ Mulai bangku serta kamarnya( aku buat) sama dengan bis doble- decker ini,” begitu ia menarangkan.

PO. Pandawa87 yang terkategori baru ini banyak menarik atensi pelakon usaha transportasi bis di Indonesia. Dalam waktu 4 tahun armadanya telah memegang 200 unit serta tersebar di Pasuruan, Malang, Boyolali serta Cianjur. Bermacam- macam terobosan dicoba Gunawan buat menghadirkan usahanya ke warga. Metode yang tidak universal ditempuhnya supaya armada bis serta perusahaannya nampak berbeda. Langkah ini dipercaya memudahkan pelanggan menidentifikasi industri bis mana yang hendak dipilihnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *